Featured Post

Kenapa Saya Memilih Windows Phone

Image
Sejak pertama kali dengar adanya hape yang pake OS windows, saya langsung tertarik.  Apalagi setelah melihat yang namanya lumia 520. saya yang waktu itu masih kelas 2 SMK langusng bertekat beli tuh hape. (Sekarang udah kerja malah dapet Lumia 535)
Smartphone murah meriah berkualitas ini dengan sukses membuat saya dan mungkin sebagian besar dari kita, ingin mengenal lebih tentang windows phone. Inilah beberapa alasan kenapa saya pilih windows phone.

Bagaimana Cara Menyelamatkan Windows Phone?

Banyak orang yang menganggap Windows Phone itu gagal.

Mati.

Sumber: The Verge

Tergantung dari cara orang itu melihatnya. Secara penjualan dan pertumbuhannya sih iya, tetapi bukan berarti berhenti berkembang. Memang, oleh produsennya sendiri pun terkesan "diabaikan". Sehingga bahkan para fans pun menyerah dan memilih pindah ke lain OS. Tetapi masih adanya update software dan kebanyakan aplikasi, kita bisa menyimpulkan kalau Windows Phone hanya "lumpuh". Hidup, bernafas, berpikir, tapi tidak bisa bergerak.
Sebenarnya ada upaya dari pihak lain untuk mendongkrak pertumbuhan dan penjualan Windows Phone ini. Seperti HP yang mengeluarkan seri Elite X3, Sony dengan VAIO Biz, dan dari produsen lain yang tidak terkenal seperti Wharton Brooks yang masih bermasalah dengan kurangnya modal (kalau ingin kirim donasi, kunjungi websitenya disini) yang baru terkumpul 2% dari targetnya, belum lagi NuAns yang terpaksa beralih menggunakan Android. Surface Phone sekarang masih bisa dianggap sebagai mitos.

1. Prioritas: Aplikasi atau Hardware?

Strategi Microsoft dalam meningkatkan jumlah Aplikasi di Store, dengan membatasi fitur Windows Phone justru salah kaprah. Inginnya sih memberi kesempatan buat para developer untuk mengembangkan aplikasinya, tapi justru langkah justru ini membuat konsumen semakin ragu untuk membeli. Meningkatkan kinerja dan tampilan aplikasi Windows di platform Android dan iOS agar membuat orang penasar dengan Lumia, malah memperkuat alasan konsumen untuk membeli kedua Smarrphone dengan OS tersebut. Diperparah lagi dengan hardware yang semakin minim, plus desain yang "nggak Nokia banget".
Sumber: Neowin
Dari meriah jadi membosankan

2. Target: Fans, Konsumen Umum, atau Enterprise?

iOS yang hanya mengandalkan fans, mampu mengimbangi Android dalam hal jumlah aplikasi, walaupun Android lebih superior dalam hal jumlah produsen dan mentarget konsumen umum yang tentu jumlahnya lebih besar. BlackBerry yang menyasar segmen Enterprise/bisnis juga meraup sukses, yang suksesnya hanya sementara.
Parahnya Microsoft kabarnya memilih segmen yang terakhir.

3. Selalu Melupakan Konsumen Setia

Dulu banyak orang yang kecewa saat Microsoft menyatakan bahwa Lumia dengan RAM dibawah 1Gb tidak akan dapat update Windows 10 Mobile (banyak lagi yang lain seperti 920 & 1020). Sekarang diperparah lagi dengan isu kalau Creator Update hanya datang di perangkat tertentu.

Adakah yang punya ide untuk menyelamatkan OS kita tercinta ini?

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Saya Memilih Windows Phone